Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

Momentum Tahun Hijriyah 1445 Untuk Hijrah Menuju Syariah


Suarabamega25.com, Banjarmasin  -  Lembaga Keuangan Syariah terus dikembangkan dan momentum Tahun Baru 1 Muharram 1445 Hijriyah sangat tepat untuk menjadikan Lembaga Keuangan Syariah lebih dikenal dan dipahami masyarakat. 

Ketua Koperasi Konsumen Syariah Ar Rahmah Sutjipto mengatakan, jika masih ada opini yang menyebutkan syariah lebih mahal dibandingkan konvensional, maka harus kembali ke internalnya.

Dikatakan, dana yang masuk ke konvensional berlebihan, sehingga biaya operasional sudah tertutup. 

Sedangkan untuk Lembaga Keuangan Syariah, Umat Islam yang tertarik dan masuk, masih belum berbondong-bondong datang ke sana. Sehingga biaya operasionalnya masih belum tertutup. 

"Saya contohkan real di Lembaga Keuangan Syariah yang saya kelola, yaitu Koperasi Konsumen Syariah Ar Rahmah, sejak 2012 seratus persen mandiri. Artinya tidak ada support (dukungan) dari APBN, APBD, Dana CSR. Sama sekali tidak ada. Dana 100 persen dari anggota. Ada yang bilang Koperasi Syariah mahal? Ternyata tidak ada," ungkap Sutjipto meyakinkan.

Koperasi dengan harga murah bisa dilakukan dengan memberikan subsidi kantor, air, listrik dan AC dibayar oleh Pemerintah, dan Karyawan digaji oleh Pemerintah serta permodalan disupport oleh Pemerintah dengan bunga nol persen. "Yakin. Koperasi pasti bersaing, murah," tegas Sutjipto. Tapi sebaliknya kata Sutjipto, kalau semuanya dilakukan secara mandiri, termasuk biaya

Operasional yang harus dipikirkan. Mendirikan koperasi mengeluarkan biaya, Rapat Anggota Tahunan untuk membikin Laporannya Keuangan harus menggunakan jasa Akuntan Publik dan ini mengeluarkan biaya yang cukup besar. Belum lagi mensahkan hasil Rapat Anggota Tahunan ke Notaris. Dalam labapun, harus membayar pajak. Sehingga keuntungan itu dibagi-bagi. Maka setelah dijelaskan, semua paham dan tidak menilai Syariah mahal.

Sehingga diharapkan agar dilakukan sosialisasi dan edukasi, agar timbul pemahaman dan tidak memojokkan Lembaga Keuangan Syariah dengan menyatakan lebih mahal jika dibanding dengan konvensional.

Tidak ada komentar: