Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

Bimtek Pengukuran Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas SUB, Kegiatan Pengukuran Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja


Suarabamega25.com, Banjarmasin  - Produktivitas sangat penting bagi sebuah perusahaan dan dapat diketahui berbagi kelemahan yang ada dan dengan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang dilaksanakan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, kata Hesny, selaku Sub Koordinator Kegiatan, dapat meningkatkan produktivitas yang dibina oleh perusahaan yang bersangkutan.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dari Senin sampai Rabu 14 sampai 16 Agustusan 2023 diikuti 20 perusahaan yang ada di Banjarmasin dari perwakilan masing-masing satu orang. Menurut Hesny,  Output dari kegiatan ini, akan diidentifikasi dua perusahaan yang ditunjuk untuk perwakilan sebagai hasil kegiatan itu.

"Sekarang ini yang kita pelajari materi pengukuran Sistem manajemen peningkatan produktivitas (Simpro). Output dari kegiatan ini kita pilih untuk dua perusahaan," ujar Hesny.

Sistem manajemen peningkatan produktivitas (Simpro) untuk pengukuran kinerja perusahaan, terkait dengan produktivitasnya. Menurut Instruktur Produktivitas dari Dinas Koperasi dan UKM Kalsel Endang Sulistyawati, itu juga terkait dengan cara perusahaan meningkatkan produktivitas dan daya saingnya. Ini tegasnya, sangat penting dalam perekonomian.

"Untuk produktivitas itu sangat penting untuk menjaga kelangsungan dari perekonomian kita. Materi terkait hal ini. Materi hari ini juga ada hubungannya dengan penghargaan produktivitas yaitu Shiddhakarya maupun Paramakarya," ujar Endang.

Sedangkan salah satu peserta Sutjipto, yang juga Ketua Koperasi Konsumen Syariah Ar Rahmah mengatakan, kegiatan ini wajib disosialisasikan dan mengajak berbagai perusahaan yang dianggap produktif yang dinilai Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kalsel maupun Disnaker Kota dan Kabupaten. Diakui permasalahan utama perusahaan ada pada SDM (Sumber Daya Manusia).

"Karena dengan mengikuti kegiatan ini selama dua hari,   sudah kelihatan tolok ukurnya seperti ini. Ini harus disosialisasikan secara tertulis. Makanya ada pelatihan, ada nanti masing-masing perusahaan bisa menjadi trainer juga yang dilatih oleh pihak Dinas. Paling tidak itu bermanfaat untuk perusahaan masing-masing. Untuk mengukur kinerja karyawan, biaya produksi, efesiensi, efektivitasnya itu ada dasar. Kalau tidak, bisa mereka-reka yang paling penting untung. Standar untung dan standar efektif dan efesien itu yang sebetulnya yang diperlukan," ujar Sutjipto.

Sementara itu, untuk menjadi kader, juga menjadi perhatian Atif Raihan, Sekretaris Kooperasi Konsumen Syariah Ar Rahmah. Katanya, menjadi kader untuk mengaudit minimal perusahaan sendiri dan khusus bagi dirinya yang bergelut di koperasi. Diakui Atif, selama ini jalan dengan belajar secara otodidak, kemudian belajar manajemen koperasi, maka sekarang saatnya belajar untuk meningkatkan produktivitas koperasi yang lebih profesional.



[

Tidak ada komentar: