Adatiyah Acara Tujuh Hari Kewafatan
Suarabamega25.com, Purbalingga -Menjadi kebiasaan masyarakat Islam di berbagai belahan dunia Islsm untuk menyelenggarakan pembacaan Al Quran, Tahlil, Tasbih, Tahmid ,Shalawat ,sedekah dan berbagai dzikir lainnya kemudian menghadiahkan pahala kepada orang yang sudah meninggal dunia. Tradisi dari mulai hari pertama sampai nujuh hari, empat puluh hari, seratus hari hingga seribu hari.Perbuatan ini telah menjadi tradisi dan bermanfaat bagi peziarah dan diziarahi.
Hari Jumat bertepatan tanggal Tanggal 28 Maret 2025 / 28 Ramadhan 1446 H, Ny Endang Riyati (RT 02 RW 01 Desa Cipawon Kec Bukateja Kab Purbalingga) wafat selepas Subuh. Pagi itu juga digelar shalat jenazah berjamaah dengan Imam Sholat KH Abdul Ghofur Arifin (mantan Rois Syuriah NU MWCNU Kec Bukateja Kab Purbalingga Jawa Tengah).
Pada sambutan pelepasan mu'aziyin, Romo KH Abdul Ghofur Arifin yang juga adalah pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Purbalingga Jateng selaku Imam Sholat jenazah menyatakan meninggal hari jumat termasuk hari baik," Selamat dari fitnah kubur, fitnah diajjal dan fitnah dunia akhirat. Banyak orang Alim ingin wafat hari jumat bahkan bila diperbolehkan ingin membelinya kepada Alloh SWT untuk meninggal hari Jumat," kata Romo Kyai Abdul Ghofur.
Almarhumah termasuk orang baik, bahkan jelang wafat karena sakit masih ikut Tarawih Keliling (Tarling) yang digelar GP Ansor Desa Cipawon di musala dekat rumah alm. Sebagaimana lazimnya setelah upacara kewafatan (dikebumikan) digelar adatiyah tujuh hari peringatan wafatnya alm Endang Riyati yang merupakan putri tertua H Rekso Suwarjo atau saudara kandung Ir Hartoyo (mantan ketua DPRD II Purbalingga).
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun...Jumat malam Tanggal 28 Maret 2025 M malam Sabtu bertepatan dengan 28 Ramadan 1446 H bertempat di RT 02 RW 01 Desa Cipawon digelar acara Sholat Sunnah Mutlak dan Tahlilan atas wafatnys Ny Endang Riyati, tokoh masyarakat desa Cipawon yang wafat pada Jumat pagi.
Mengurus jenazah merupakan hal terpenting dalam membangun solidaritas umat Islam. Mulai dari proses memandikan, mengkafani, menyolatkan sampai menguburkan. Kemudian dilanjutkan dengan takziah di malam pertama, kedua, ketiga, ketujuh, dan seterusnya.
Ketentuan mengurus jenazah telah
diatur sedemikian rupa dalam Islam. Hukum dan tata caranya pun telah diatur dalam Alquran dan Sunah. Ada begitu banyak amalan yang bisa dilakukan untuk jenazah, salah satunya adalah sholat sunnah mutlak rohmat.
"Sholat ini disebut juga sholat unsi fil qobri. Tujuannya untuk memberikan hadiah pahala kepada si mayit agar diringankan siksa kuburnya," kata Ustsdz Ajid di hari pertama tahlila.
"Sholat hadiah adalah sholat yang dilakukan sebanyak dua raka’at sebagai sholat sunnah mutlaq. Sholat ini umumnya dikerjakan pada malam pertama setelah mayit dikebumikan, tepatnya saat ba’da maghrib dan pada hari ketujuh," kata Ustadz Ajid. Hari pertama sampai ke 6 secara bergantian Ustadz Ajid, dan Ustadz Ikhwani memimpin Yasinan dan Tahll bergantian dan diikuti ratusan janaah Nahdhliyin desa Cipawon.
Ustadz Abidin (Pembina Majelis Al Mucharomain Kab Purbalingga yang juga Katib Ranting NU desa Cipawon Kec Bukateja Purbalingga) menyampaikan tentang putus amal bagi anak Adam yang wafat."Setelah anak Adam meninggal, maka amalnya telah putus. Maka di dunia menjadi ladang tanaman akhirat. Karenanya yang sulit mencari bekal akhirat ya mencarinya di dunia," dalam sebuah kesempatan Ustad Abidin.
" Padahal kita masih di dunia untuk mrnyiapkan sangu (bekal) akhirat. Apa yang di dunia sesungguhnya di tanggung oleh Alloh.Sedangkan di akhirat, juga tergantung amalnya yang di tanam," sambung Ustad Abidin.
Rasulullah SAW juga bersabda,"Jika seorang manusia meninggal dunia, maka amalnya terputus, kecuali dari tiga hal, yaitu dari sedekah jariyah,atau ilmu bermanfaat atau anak saleh yang mendoakannnya." (HR Muslim,Tirmidzi,Nasai,Abu Dawud ,Ahmad dan Darimi).
Hadis di atas menjelaskan bahwa setelah meninggal dunia manusia tidak dapat lagi beramal, akan tetapi masih dapat memperoleh pahala amalnya selama hidup dahulu. " Karena pentingnya membaguskan amal, agar berbuah dan mendapatkan keberkahan," pungkasnya.( Aji)
Tidak ada komentar: